#100kata — Jendela

Rumah itu sempurna, persis seperti yang dibayangkannya. Dia bertukar pandang dengan kekasihnya, yang wajahnya menunjukkan bahwa ia memiliki pendapat yang sama. Rumah itu seakan dibuat untuk mereka. Mungil dan cantik. Perabot yang rencananya akan ditinggalkan oleh pemilik rumah yang lama pun cocok dengan selera mereka. Sungguh mengherankan rumah itu dijual dengan harga yang sangat terjangkau.

“Bagaimana, pak?” tanya konsultan real estate yang menemani mereka.

“Bagus, kami suka. Kemungkinan besar kami ambil ya, sayang?” tanyanya pada kekasihnya.

“Ya, tapi sebetulnya kenapa rumah ini mau dijual?”

“Oh, kata yang punya, kalau malam suka ada yang ngeliatin dari jendela. Saya sih, tidak percaya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *